Perhatian...


TranungkiteOffline blogspot adalah "laman backup" sekiranya berlaku serangan yang mengejut dan berteruskan kepada server kami www.tranungkite.net. Jika tiada serangan blog ini menjadi blog biasa dengan bahan-bahan politik & semasa. Insya-Allah mulai Mei 2013 laman ini akan dikemaskini setiap hari. Kami akan memaparkan berita berbentuk santai, ringkas dan padat berfokuskan facebook atau twitter.- Terima kasih

Abbas Mohd Noor
Administrator
mel hubungan: abbas.mohdnoor@gmail.com

....................................................................................................................................................................................
PERHATIAN:    K.l.i.k.   g.a.m.b.a.r.   u.n.t.u.k.   p.a.p.a.r.a.n.   b.e.s.a.r....
Kelik LIKE jika anda suka blog ini...

....................................................................................................................................................................................
Video terkini untuk ditonton.. (di buka pada tab yang berasingan...)


Thursday, May 09, 2013

9 Manusia yang mendapat pertolongan Allah SWT


Siapakah orang yang memperoleh kebaikan, kemenangan, kejayaan dan pertolongan Allah SWT dalam kehidupan dunia?

Ini pertanyaan yang baik, selain kita berpolitik rasanya kita kena toleh diri kita adakah kita 'RAPAT' dengan ALLAH dan setiasa mendapat pertolonganNYA??


Pertama,

orang-orang yang beriman dan bertakwa akan mendapat perhiasan Allah, kebaikan-kebaikan rezeki, berkat dari langit dan bumi (Al-A'raf: 32 dan 96). Dan yang bertakwa kepada Allah akan diberi jalan keluar dari kesempitan (QS At-Thalaq: 2), dimudahkan urusannya (QS At-Thalaq: 4), dan dilipatkan pahala baginya (QS At-Thalaq: 5).

Kedua,

orang-orang yang berdoa mohon kebaikan di dunia dan akhirat, akan mendapat bahagia dari apa yang mereka usahakan (Al-Baqarah: 202).

Ketiga,

orang yang beramal soleh dan beriman akan dijadikan kehidupan dunianya baik (QS An-Nahl: 97).

Keempat,

orang yang menjaga anak-anak yatim dan mempergauli mereka dengan sebaik-baiknya (QS Al-Baqarah: 220).

Kelima,

para nabi dan rasul yang menjadi orang pilihan dan terkemuka di dunia (QS Al-Baqarah: 130, Ali Imran: 45, Al-Ankabut: 27).

Keenam, orang-orang yang bertakwa, orang-orang yang mengeluarkan zakat dan beriman kepada ayat-ayat Allah SWT, akan mendapatkan rahmat di dunia dan di akhirat (QS Al-A'raf: 156, An-Nahl: 30).

Ketujuh,

Nabi Ibrahim yang dipilih menjadi imam yang dapat dijadikan teladan, patuh kepada Allah SWT lagi lurus dan hanif, selalu bersyukur atas nikmat-nikmat Allah, ia pun dipilih oleh Allah SWT dan diberi petunjuk ke jalan yang lurus dan diberi kebaikan di dunia (QS an-Nahl: 120-122).

Kelapan,

orang-orang yang hijrah di jalan Allah SWT setelah dianiaya di negeri mereka (QS An-Nahl: 41).

Kesembilan, pahala di dunia dan di akhirat diberikan kepada Nabi Ishaq, Nabi Ya'qub dan keturunan nabi-nabi (QS Al-Ankabut: 27).















Sembilan kumpulan orang yang mendapatkan berkah, kebaikan, rahmat, rezeki, kemuliaan, dan kejayaan di dunia itu menunjukkan bahawa tidak seluruh apa yang ada di dunia ini adalah najis, haram, dan menghancurkan atau merupakan adzab bagi kita. Tetapi Alqur'an berulangkali mengingatkan kita agar tidak tertipu oleh gebyar dunia (QS Luqman: 33, Al-Jatsiyah: 35, Al-Hadid: 20, Fathir: 5, Al-An'am: 70 dan 130, Al-A'raf : 51).

Di samping itu, al-Quran juga menganjurkan kita untuk bekerja guna mencari rezeki halal. Seperti dalam beberapa hadis Rasulullah SAW, "Carilah rezeki walaupun di tempat-tempat terpencil di bumi ini" (HR Bukhari dan Muslim). Sabda beliau yang lain, "Allah mencintai orang mukmin yang bekerja" (HR Thabrani dan Baihaqi). Ada pula sabda lain, "Allah mencintai orang kaya yang bertakwa" (HR Thabrani dan Baihaqi).

"Katakanlah siapakah yang mengharamkan perhiasan Allah yang dikeluarkan untuk hamba-hamba-Nya dan kebaikan-kebaikan rezeki, katakanlah bahawa itu adalah milik orang-orang yang beriman di dunia dan khusus bagi mereka di hari kiamat. Demikianlah kami perinci ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui "(QS al-A'raf: 32).


Sebahagian orang yang disebut sufi biasanya mengelak dari kemewahan dunia, bahkan ada yang berlebih-lebihan. Mereka dari orang-orang Yahudi, Nasrani, Hindu, dan juga Islam. Orang-orang Islam, terutama yang terpengaruh oleh buku-buku tasawuf seperti kitab Ihya 'Ulumuddin karya Imam Ghazali dalam bab Dzammuddunya, boleh bersikap lebih ekstrem zuhud dalam menghadapi kehidupan dunia.


Padahal dalam Al-Quran disebutkan bahawa kita boleh memperoleh kebaikan, kekuasaan, harta melimpah, kejayaan, kekayaan di dunia sebagaimana sebahagian para nabi yang juga mendapatkan itu semua

No comments:

Post a Comment

There was an error in this gadget
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Artikel Bulan Ini

Recent Comments

Recent Comments Widget

TranungKite Online (TKO)

Detikdaily

Harakahdaily

Sinar Harian

Malaysiakini

BERNAMA

Berita Harian

mStar Online

KeadilanDaily

Berita Luar Negara

Pautan eReferrer